Bismillah...
Tak bosan aku bilang kalo doa adalah senjata bagi orang2 beriman.. semua makhluk yang percaya Allah menggunakan doa sebagai sarana berkomunikasi dengan Allah,, tak usah ragu jika hati gelisah maka berdoalah.. Rasulullah pun berdoa dan bermunajat pada Allah ketika ia dalam kesusahan, kita semua tau tentang peristiwa Rasulullah dg penduduk Thaif kan... doa Rasulullah ketika itu begitu membekas dihatiku
BismillahirRahmanirRahiim.. Allahumma shalli alaa sayyidina Muhammad wa alaa Aali Sayyidina Muhammad
Ya Allah, saat ini aku berkeluh kesah atas lemahnya ragaku, tidak adanya tenagaku
Terbatasnya Kemampuanku, serta Remehnya diriku dimata Manusia ciptaan-Mu
Ya Rabb, Wahai sebaik-baik pemberi kasih sayang, Engkaulah Tuhan bagi mereka yg tertindas
Ya Allah, Engkaulah Pelindungku, kepada siapakah Engkau akan serahkan diri ini?
Apakah pada keasingan yg akan melecehkanku? Atau pada Musuh-musuh yg pasti akan menumbangkanku?
Ya Allah, jika engkau tidak Murka padaku, apapun yg terjadi padaku, aku tidaklah peduli, namun bagiku..
Namun bagiku, Kemurahan-Mu jauh lebih luas dari semua ini
Ya Allah, aku berlindung dengan Wajah-Mu yg menerangi seluruh kegelapan
Ya Rabb.. Engkau yg memperbaiki segala urusan dunia dan akhirat dari turunnya Amarah-Mu padaku
Atau datangnya kemurkaan-Mu padaku ya Rabb, aku berlindung hanya kepada-Mu
Ya Allah, aku rela menerima Apa Saja asalkan Engkau Ridha kepadaku
Tidak ada daya dan Upaya kecuali hanya dengan Izin-Mu ya Allah.
Amiiin ya Allah ya Robbal Alamiin, allahumma Shalli alaa sayyidina Muhammad wa ala Aali sayyidina Muhammad
Bismillah,,
Doa itu senjata bagi orang beriman.. Allah juga menyuruh kita untuk berdoa padaNYA,, jangan takut dan ragu untuk berdoa ^_^
kali ini aku tulis doa favoritku,, aku biasa doa pake bahasa Indonesia, bahasa yang bener2 aku paham.. karena Allah itu Maha Tau kan. ga mungkin Allah bingung ketika aku berdoa pake bahasa Indonesia ^_^
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah yang Maha awal sebelum tercipta dan hidup segala sesuatu
Maha akhir setelah sirna segala sesuatu, Maha Mengetahui yang tak melupakan orang yang mengingat-Nya
Tidak kan putus harapan orang yang bergantung kepada-Nya.
Ya Allah, aku mempersaksikan-Mu dan cukup bagiku Engkau sebagai saksi
semua malaikat-Mu, penduduk langit-Mu, para pemikul ‘arsy-Mu. para nabi dan rasul, dan seluruh makhluk-Mu Bersaksi
Aku bersaksi, Engkau adalah Allah, tiada Tuhan selain Engkau ya rabb
Engkau Maha Esa, tiada sekutu bagi-Mu, tiada yg sejajar dengan-Mu, janji-Mu adalah ketetapan,tak pernah diingkari
aku bersaksi: sesungguhnya Nabi Muhammad saww adalah hamba dan Rasul-Mu
Nabi Muhammad saw tlah berjihad fi sabilillah dengan sungguh-sungguh, ia telah memberikan kabar gembira dengan janji pahala
Ya Allah, tetapkanlah aku kepada agama-Mu selama Engkau menghidupkanku
Jangan Engkau sesatkan hatiku setelah Engkau anugerahkan petunjuk, limpahkanlah rahmat-Mu atas diriku
Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi segala sesuatu yang Engkau inginkan ya Allah
curahkanlah shalawat atas nabi Muhammad saw dan keluarganya, jadikanlah aku sebagai pengikutnya
bangkitkanlah aku di Mahsyar bersama kelompoknya pengikut Nabi Muhammad Saw
anugerahkanlah petunjuk kepadaku untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban ku dengan segala ketaatan
Agar anugerah kpd mereka yang berhak dihari Pembalasan jg kudapatkan, sesungguh-nya Allah Mahaperkasa nan Bijaksana..
Aamiin Ya Rabbal'alamiin...
Assalamualaikum....
lama ngga buka blog nih .. banyak banget sarang laba2nya. hehe
aku break lumayan lama, beberapa bulan, padahal baru mulai menghias blog ku ini, karena yaa.. kalo gada feel juga bingung mau nulis apaan.. waktu aku break itu ceritanya aku fokus sama kehidupan ku di purwokerto, dengan tanggung jawab my skripsweet yang belum kelar sampe sekarang, dan beberapa bulan terakhir mungkin bisa dibilang klimaks dr kefuturanku hingga aku lupa bersyukur. Aku merasa Allah ga sayang sama aku, Allah ga adil dan sering sekali aku salahkan Allah dalm setiap kegagalanku, musibah dan hal buruk yang terjadi padaku.. hingga akhirnya aku kembali disentil olehNYA.. Ia tarik sedikit demi sedikit nikmat yang terlewat untuk aku syukuri karena kesibukanku menyalahkanNYA..
Dengan sombongnya aku merasa jadi orang paling menderita sedunia!!!
But now Alhamdulillah I can deal with my hard situation.. just because Allah kenalkan aku pada orang2 yg memikul ujian lebih berat dari yang aku alami.. dan Subhanallah dg beban seberat itu mereka tak menganggap itu sebagai ujian bahkan musibah.. melainkan kasih sayang Allah..
Allah buka mata dan hatiku lewat seorang penderita kangker dan seorang penderita lupus.. keduanya seorang muslimah dan usianya lebih muda dari aku... perjuangan mereka melawan penyakit dalam tubuh mereka itu sangat amazing,, melihat cara mereka menyikapi hal2 yang terjadi pada diri mereka membuatku malu dan hatiku berasa dapet tamparan keras. Di usia mereka yang belia mereka sudah sangat tegar dg berjuang melawan penyakit mereka hanya dengan berharap pertolongan dari Allah tanpa mengeluh sedikitpun pada makhlukNYA.. Saat aku seumuran mereka jauh sekali yg terjadi padaku dg mereka, sangat kontras, keseleo sedikit aja dulu udah gempar 1 rumah..
Pengalaman itu mahal, sangat mahal. Bisa sedikit lebih murah jika kita ambil dari pengalaman orang lain. tidak semahal seperti jika kita yg mengalami, tapi itu sangat berharga karena kita dapet bonus, pelajaran gratis dari orang lain.
Syukur itu biasanya akan terucap ketika kita kehilangan.. NOOOOOO!!! JANGAN SAMPAI..!!!!
Buruan bersyukur, sebelum Allah cabut nikmat yang terlewat untuk kita syukuri...
Lembutkanlah hati kami selalu Ya Lathiif.. agar tak hilang rasa syukur dari hati kami. Sungguhlah kami sangat takut jika Kau keraskan hati kami..
Assalamualaikuummm... kali ini kita sharing tentang janji2 Allah dalam Al Qur'an..
Bismillah.....
“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”
Hadits di atas adalah hadits yang sangat menginspirasi. Berbekal
petunjuk tersebut, dalam kesempatan ini saya ingin menjadi bagian dari
orang-orang terbaik tersebut. Disadari bahwa masih ada banyak hal dalam
Al Quran yang belum terinternalisasi dalam diri ini. Perlu waktu khsusus
yang harus dialokasikan untuk mempelajari dan mengajarkannya, tak
sekedar mempelajari dan mengajarkan bagaimana membacanya melainkan juga
mempelajari dan mengajarkan kandungan isinya yang merupakan petunjuk
manual yang diberikan Allah kepada manusia. Maka dari itu mempelajari Al
Quran bisa dinyatakan sebagai sebuah kebutuhan dan suatu kewajiban yang
mau tidak mau harus dilakukan. Tapi kewajiban ini tentu bukan sembarang
kewajiban, toh kewajiban inilah yang akan menyelamatkan diri kita dari
ketersesatan hidup di dunia. Alangkah lebih baik jika proses
pembelajaran makna Al Quran menjadi suatu yang dikhususkan misalnya
belajar menimba ilmu bahasa arab dan tafsir dan tidak hanya berdasar
pada terjemahan ma’nawinya. Namun daripada tidak sama sekali, terjemahan
ma’nawi yang sudah banyak dicetak di Indonesia adalah salah satu yang
memudahkan proses pembelajaran ini. Karena Allah maha Pemberi Petunjuk,
terutama kepada hamba-hambaNya yang berikhtiyar menjalani proses
pembelajaran dari Al Quran, lagipula terlepas dari bentuk terjemahan
ma’nawinya, terjemahan yang biasa digunakan ini telah banyak membantu
banyak orang memahami kandungan Al Quran. Ada pembahasan sendiri
seharusnya mengenai konsep terjemah dan tafsir Al Quran, dan untuk itu,
saya belum memiliki kafaah, namun izinkanlah saya menyampaikan sedikit
pengetahuan yang saya terima dari Ustad Moh Shofwan MA dalam kajian
tatsqif DPC Cempaka Putih yang menyatakan bahwa istilah yang tepat untuk
terjemahan yang biasa terdapat dalam Mushaf Al Quran yang sering kita
baca adalah yang mungkin bisa disebut terjemahan ma’nawi, karena
berdasarkan penuturan beliau “menerjemahkan Al Quran adalah haram”, yang
ada adalah “menerjemahkan tafsir Al Quran”. Karena ada banyak kata
dalam Al Quran yang tidak mampu diterjemahkan ke dalam bahasa selain
bahasa Al Quran itu sendiri. Misalnya definisi sabar dalam Al Quran
dalam beberapa konteks, tidaklah sama dengan sabar yang ada dalam Bahasa
Indonesia (mengenai detail masalah ini lebih lanjutnya bisa ditanyakan
kepada Ustad yang bersangkutan atau kajian Al Quran yang lain)
